SEBUAH CINTA YANG HANGAT BUAT KAMU

SEBUAH CINTA YANG HANGAT BUAT KAMU

Fajar pagi tidak terlihat, awan kelabu menggumpal pekat pertanda sebentar lagi hujan. Firda  terus saja tercenung memikirkan omongan sang ibu semalam. Dalam benaknya, ia menyesali apa yang telah dilakukannya kepada sang ibu. Air mata pun menggantung di kelopak mata, lalu turun berderai hebat. Suara sesegukan tidak bisa dibendung, suaranya sekeras bunyi hujan yang mengguyur bumi. 

Tiba-tiba ia menyentuh pita kecil berbentuk hati yang warnanya merah jambu, Benda tersebut mengingatkan pada bagaimana dulu ibu menyusuri gorong-gorong yang bau dengan susah payah demi mencari pita yang terjatuh itu ketika Firda bermain. Firda sangat trenyuh dan meremas-remas pita tersebut. Perasaan bersalah semakin menikam hati. Firda menutupi wajah dengan bantal agar jerit tangisnya tak ketahuan keluar. 

Firda kemudian tersentak karena pintu kamarnya diketuk,

“Firda!” panggil ibu.

Ia buru-buru menyeka air mata lalu pergi membuka pintu. Ketika melihat sang ibu sudah berdiri sambil membawa secangkir coffeemix hangat, Firda langsung bersujud di telapak kaki ibunya dengan tangisan yang meraung-raung,

“Bu, maafin aku, aku gak sengaja merusaknya!”

“Kamu gak usah nangis, ibu udah maafin. Maafin omongan ibu juga ya, buat ibu kamu jauh lebih berharga daripada kebaya itu. Nanti kita jahit ulang sama-sama. Ayo minum dulu coffeemix kesukaanmu biar nangisnya berhenti” balas ibu dengan lembut diikuti oleh senyumnya yang mengembang,