Siang  menerjang

Kau mengapit gersang

Termangu melirik kupu-kupu berwarna ungu

Kota kita kota kenangan

Tempat kita ingin selalu pulang

Kau sebut rumah madu

Kupanggil rumah tua

Ketika bis-bis senja tak lagi lewat

Di bangku itu kita berdua

hening

hening

hening